Selasa, 01 Desember 2015

Membangun Profesionalitas Guru


       Sebagai landasan,modal dan sekaligus sebagai persyaratan dalam membangun profesionalitas guru adalah bahwa ia harus mencintai profesi sebagai guru.Tanpa mencintai maka guru akan sulit untuk membangun komitmen,semangat,dan pengembangan diri.yang pada gilirannya akan sulit ia untuk bekerja secara sungguh.Banyak guru yang awalnya tidak menjadikan guru sebagai cita-cita utamanya.Karena dalam kenyataan guru sudah menjadi pekerjaannya maka tidaklah terlambat jika ia berusaha mencintai profesi guru dan menguatkan orientasinya agar ia dapat bekerja secara professional.Selanjutnya guru harus senantiasa berupaya memberdayakan dirinya agar senantiasa bekerja secara profeional.Ada beberapa upaya yang harus dilakukan adalah sebagai berikutL

1.      Membangun Komitmen
Komitmen mendefinisikan sebagai sebuah tekad yang mengikat dan melekat pada seorang pendidik untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.Guru harus memiliki komitmen yang tinggi dalam mendidik peserta didiknya berhasil.Adapun indicator guru yang memiliki komitmen tinggi adalah sebagai berikut:
a.       Memiliki ketajaman visi
b.      Rasa memiliki (sense of belonging)
c.       Bertanggung jawab (sense of responsibility)

2.      Mengembangkan kompetensi secara terus menerus
Kompeten adalah kemampuan seorang pendidik dalam menyelenggarakan pembelajaran (mengajar dan mendidik ) dan kemampuan memecahkan masalah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.Kalau guru berani mengajar maka ia harus mau belajar.Indikator guru yang berkompeten adalah sebagai berikut:
a.       Senantiasa mengembangkan diri
b.      Ahli di bidangnya
c.       Menjiwai profesi
d.      Memiliki kompetensi pedagogic,kepribadian social dan professional

3.      Kerja Keras
Guru yang selalu bekerja keras dapat didefinisikan sebagai kemampuan mencurahkan atau mengerahkan seluruh usaha dan kesungguhan,potensi yang dimiliki sampai akhir masa suatu urusan hingga tujuan tercapai.Adapun indicator guru yang selalu bekerja keras adalah:
a.       Bekerja keras dan sungguh-sungguh
b.      Bekerja melebihi target(extra ordinary process)
c.       Produktif (outstanding result)
               
4.      Konsisten
Guru yang konsisten adalah guru yang memiliki kemampuan melakukan sesuatu dengan istiqomah,ajeg,focus,sabar dan ulet serta melakukan perbaikan yang terus menerus.Adapun indicator guru yang konsisten adalah
a.       Memiliki prinsip
b.      Tekun dan rajin
c.       Sabar dan ulet
d.      Focus

5.      Kesederhanaan
Guru harus bersikap sederhana artinya guru memiliki kemampuan mengaktualisasikan sesuatu secara efektif dan efisien.Adapun indicator guru yang bersikap sederhana adalah
a.       Bersahaja
b.      Tidak mewah
c.       Tidak berlebih
d.      Tepat guna

6.      Kedekatan
Kedekatan yang dimaksud adalah kemampuan guru berinteraksi secara dinamis dalam jalinan emosional antara guru dan peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran atau pendidikan.Indikatornya adalah
a.       Perhatian pada siswa
b.      Learning centered
c.       Terjalinnya hubungan emosional yang harmonis

7.      Pelayanan maksimal
Guru harus secara proaktif melayani siswa maksudnya adlah kemampuan guru untuk membantu atau melayani atau memenuhi kebutuhan peserta didik agar potensi dapat diberdayakan secara optimal. Indikatornya adalah
a.       Dipenuhinya standar pelayanan minimal
b.      Kepuasan
c.       Cepat dan tanggap
d.      Pelayanan cepat
e.       Proaktif

8.      Cerdas
Cerdas yang dimaksud bukan cerdas secara intelektual tetapi guru juga harus cerdas secara emosional dan spiritual.Guru yang cerdas semacam ini memiliki cirri-ciri sebagai berikut:

a.       Kemampuan cepat mengerti dan memahami,tanggap,tajam dalam menganalisis dan mencari alternative-alternatif solusi dan mampu memecahkan masalah (cerdas intelektual)

b.      Kemampuan memberikan makna atau nilai terhadap berbagai aktivitas yang dilakukan sehingga hasilnya optimal (cerdas emosi dan spiritual)
Adapun indikatornya adalah sebagai berikut:
1.      Responsif , analisi.inovatif dan solutif
2.      Mewarnai bebabagai aktivitas yang dilakukan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar